Di Pariaman, Sumbar, ada pulau yang tak berpenghuni nan sepi dengan
lanskap cantik. Pulau bernama Kasiak ini pun serasa milik Anda pribadi.
Pasir pantainya putih, air lautnya jernih, dan suasananya tenang. Asyik!
Sumatera Barat tak jarang menjadi destinasi utama liburan, untuk
sebagian besar masyarakat Kota Pekanbaru. Ya, karena memang lokasinya
yang tidak begitu jauh. Hanya membutuhkan waktu sekitar 6-10 jam melalui
perjalanan darat.
Keindahan alam yang ditawarkan pun sangat menggiurkan. Salah satunya
adalah pulau di Pariaman, yaitu Pulau Kasiak. Tapi, tidak banyak yang
tahu kalau lokasi ini mudah dijumpai dan low budget banget.
Kunjungan awal saya dan teman-teman lainnya adalah mengunjungi Pantai
Gondoriah. Pantai ini tidak terlalu menggiurkan untuk saya, karena
sejak belasan tahun yang lalu sudah sering melihat pantai dengan pasir
dan air keruh bewarna coklat seperti ini.
Gondoriah pun memiliki pantai yang landai dan ombaknya tidak begitu
besar, saat saya mengunjunginya. Jadi sebenarnya, pantai ini cocok untuk
berenang dan bermain air. Sama seperti pinggiran pantai lainnya di
Sumbar, banyak tumpukan batu besar dan percikan ombak yang akan terlihat
lebih bagus ketika menghantam bebatuan.
Saya dan beberapa teman memilih untuk menyusuri bibir pantai, dari
pada harus berenang. Tiba-tiba ada seorang bapak yang menawarkan sampan
motornya untuk menyebarangi pulau. Dia menunjuk ke arah pulau yang
terlihat kecil dari bibir Pantai Gondoriah ini.
Adrenalin pun terpacu, kapan lagi kan mengunjungi pulau seperti itu.
Setelah tawar menawar harga, dapatlah kesepakatan ongkos untuk
menyeberangi laut sebesar Rp 30.000 per kepala untuk pulang-pergi. Tapi,
dengan syarat minimal 6 orang.
Nah, sedangkan kami yang hanya berempat berusaha membujuk si bapak
agar tetap mau mengangkut kami. Si bapak pun setuju asal membayar lebih,
kira-kira Rp 50.000 per orangnya.
Karena tak mau rugi, akhirnya kami mencoba membujuk dua orang lagi
yang sudah asyik berenang di Pantai Gondoriah untuk ikutan. Bukan hal
mudah untuk meyakinkan mereka. Untung saja keindahan pasir yang
dijanjikan bapak pengemudi sampan ini berhasil menyingkirkan ketakutan
mereka, terhadap tenggelamnya sampan di tengah laut. Saat itu ombak di
pantai ini tidak begitu berbahaya.
Akhirnya kami berbaris rapi dan duduk dengan suasana sedikit tegang
di dalam sampan bermotor. Sampan motor ini lebarnya hanya pas untuk satu
orang. Perlahan tapi pasti kami mulai nyaman berada di atas sampan dan
meninggalkan air cokelat Pantai Gondoriah.
Akhirnya, kami pun masuk ke gradasi air bewarna hijau, biru dan
putih. Kira-kira 15 menit kemudian, kami sampai di pulau yang tak
berpenghuni ini.
Tidak ada yang menyebutkan kalau pulau ini adalah Pulau Kasiak, papan
penunjuk namapun tidak ada. Lalu dari mana? Saya menemukan namanya
setelah browsing di internet.
Dermaga kecil di Pulau Kasiak ini sudah rusak, kayunya juga sudah
banyak yang bolong-bolong, jadilah kami turun dan berbasah ria dari
pinggir laut untuk menuju pulau. Saya benar-benar bisa melihat batu
karang dan ikan kecil-kecil berenang di dasar perairan pulau ini.
Ini baru pantai! Di awal pemberhentian ada dua rumah panggung yang
kata si bapak pengemudi sampan adalah tempat pemantau pulau, tapi jarang
ada orang. Waktu kami ke sini saja hanya ada kami berenam dan bapak
yang mengantar kami.
Berasa seperti pulau pribadi. Seandainya punya banyak waktu, bisa
saja kemping dan barbeque-an di sini dulu. Oh iya, ketika sampai kita
sampan tetap akan menunggu kita sampai selesai bermain. Jadi tak perlu
khawatir memikirkan jalan pulang.
Hutan di tengah pulau ini masih rimbun. Di sepanjang jalannya banyak
batu karang bertebaran, bahkan sudah menjadi bukit kecil. Sebagian dari
kami berburu karang lucu untuk di bawa pulang. Ini gratis! Lumayan buat
dijadikan buah tangan.
Lanskap pulau ini sangat bagus untuk latar foto. Setelah puas
berkodak dan mandi-mandi, kami pun berniat mengelilingi pulau sebelum
akhirnya pulang. Tepat di belakang pulau, ternyata ada rumah kecil yang
kosong dan tetap tidak berpenghuni.
Ini pulau pertama yang bisa aku kelilingi. Secara keseluruhan Pulau
Kasiak ini nendang banget buat para pecinta pantai. Pulau ini memiliki
pasir putih dan gradasi air bewarna putih, biru, hijau, dan pastinya
harga menuju pulau ini terjangkau!
Sekadar saran, kalau mau ke pulau ini Anda harus membawa bekal dan
membuat mini piknik. Jadi acara liburan Anda akan lebih seru karena di
pulau ini tak ada penjual sama sekali.
Kami saja harus segera balik ke Pantai Gondoriah karena perut sudah
sangat lapar. Potensi keindahan alam di Pulau Kasiak ini bagus banget.
Destinasi ini pun sangat direkomendasikan untuk traveler yang mencari
ketenangan di tengah hingar-bingar kota